Tampilkan postingan dengan label Kisah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 Juli 2013

LOGIKA SEDERHANA IMAM HASAN AL-BANNA



Hasan Al-Banna punya sebuah majelis taklim. Majelis ilmu itu dilaksanakan di sebuah masjid pada malam hari. Jama'ah. pengajian itu semakin hari semakin membludak saja. Maklum, tutur kata ustadz muda itu begitu menyentuh jiwa.

Suatu hari, Hasan Al-Banna merasakan adanya nuansa aneh di majelis taklimnya. Jama'ah pengajiannya duduk berkelompok. Ada dua kelompok besar. Masing-masing mengambil jarak.

Sebelum lagi Hasan Al-Banna memulai acara taklimnya, tiba-tiba sebuah pertanyaan mengejutkannya. Sebenarnya nada pertanyaan itu datar saja, tapi hati Hasan Al-Banna yang begitu peka menangkap sebuah pesan yang besar dalam pertanyaan itu. 

"Bagaimana pendapat ustadz mengenai tawassul?" Sang guru yang ditanya terdiam sejenak. Ditatapnya si penanya. Disapunya satu per satu hadirin yang menatapnya dengan raut wajah menunggu.

Sabtu, 13 April 2013

TUKANG CUKUR DENGAN LANGGANANNYA

Seorang konsumen datang ke tempat tukang cukur untuk memotong rambut dan merapikan brewoknya.

Si tukang cukur mulai memotong rambut konsumennya dan mulailah terlibat pembicaraan yang mulai menghangat.

Mereka membicarakan banyak hal dan berbagai variasi topik pembicaraan, dan sesaat topik pembicaraan beralih tentang Tuhan.

Si tukang cukur bilang, "Saya tidak percaya Tuhan itu ada".
"Kenapa kamu berkata begitu???". timpal si konsumen.
"Begini, coba Anda perhatikan di depan sana, di jalanan untuk menyadari bahwa Tuhan itu tidak ada."
"Katakan kepadaku, jika Tuhan itu ada. Adakah yang sakit?? Adakah anak terlantar??"

Sabtu, 21 Juli 2012

PASUKAN MUSLIMIN JUGA PERNAH TERKECOH

Ketika pasukan Muslim melakukan ekspansi ke Spanyol, tidak selamanya kaum Muslimin dapat meraih kemenangan yang memuaskan. Setidaknya mereka telah terkecoh dan dibuat malu saat bertempur di wilayah Murcia, Spanyol. Penguasa wilayah yang pernah berhadapan dengan kaum Muslimin itu, Theodomir, mempertahankan negerinya dengan sekuat tenaga. Ia merupakan seorang yang cerdas dan berpengalaman. Namun saat bertempur di tempat terbuka, ia dan pasukannya menderita kekalahan telak. Berikut cerita singkatnya;

Pertempuran awal dimenangkan oleh kaum Muslimin di bawah pimpinan Abdul Azizi ibn Musa. Theodomir dan pasukannya lari dan berlindung di balik benteng Orihuela. Kota benteng tersebut terkenal sangat kokoh, tapi jumlah pasukannya terlalu sedikit untuk mampu bertahan dari kepungan lawan. Ia pun segera memerintahkan seluruh wanita di kota tersebut untuk memanggul senjata dan membuat penampilan mereka

Senin, 21 Mei 2012

UMAR BIN ABDUL AZIZ DAN PETUGAS ZAKAT

UMAR BIN ABDUL AZIZ dikenal sebagai yang adil dan melindungi rakyatnya. Berikut adalah salah satu bagian cerita yang terjadi di era sang khalifah memerintah.
  
Satu hari, datanglah para amil zakat kehadapan Amirul Mukminin Umar Bin Abdul Aziz. Maksud kedatangan mereka. tidak lain untuk melaporkan sejumlah harta yang telah mereka berikan kepada orang yang berhak menerimanya.  
   
Kedatangan para amil zakat ini ternyata juga disertai begitu banyaknya harta yang masih tersisa bersama mereka melihat hal itu Amirul Mukminin kemudian langsung bertanya, “Kenapa tidak kalian bagikan kepada para fakir miskin?”. Salah seorang dari mereka menjawab pertanyaan sang khalifah, “Tidak ada lagi orang miskin di negeri Islam wahai Amirul Mukminin”.  
   
Mendengar jawaban ini, sang khalifah tidak berpuas diri. “Kalau begitu, belilah dengan harta itu makanan dan perlengkapan untuk para tentara kita” seru Umar.
  
“Tentara-tentara Islam sedang menjelajahi dunia wahai khalifah, dan mereka Insya Allah

Senin, 12 Maret 2012

KUNCI MASJIDIL AQSHA

Pada Tahun 15 hijrah, Ketua pasukan panglima Islam telah mengirim surat kepada wali Kota Al Quds, agar menyerahkan kunci kota itu kepadanya.namun Wali kota itu menolak menyerahkan kunci itu kepadanya. Ia sebagai Wali kota dan sebagai ketua Agama. Pendeta Shaqrius menyatakan hanya akan menyerahkan kunci Kota itu kepada orang yang sifat-sifatnya yang tertulis dalam kitab suci mereka. Akhirnya panglima pasukan Islam Amru bin Ash, Sharhabil bin Hasanah dan Abu Ubaidah memberitahukan hal itu kepada Khalifah Umar Al Khattab ra. meminta beliau datang dan menerima kunci Kota Al Quds tersebut supaya tak terjadi lagi peperangan yang menelan korban yang lebih besar lagi. 

Mendengar berita itu dari Para panglima perangnya, Khalifah Umar Al Khattab segera pergi bersama seorang khadamnya menuju ke perbatasan Negeri Syam. Dalam perjalanan itu Khalifah menunggang seekor kuda sambil berganti-ganti
dengan khadamnya. Selepas Khalifah Umar menunggangnya kemudian khadamnya lagi.dan setelah itu mereka berdua akan berjalan kaki memberi kesempatan kepada kuda itu untuk berehat dari bebanan perjalanan dan muatan. 

Sabtu, 25 Juni 2011

YA ALLAH, BERILAH SAYA MAKANAN

Selesai mengisi pengajian, 3 orang jamaah menghampiri sang ustad setelah shalat isya berjamaah. Tampak masih ada ketidak puasan dalam raut wajah mereka atas penjelasan sang ustad saat pengajian tadi. Tidak mau ketinggalan, saya pun ikut dalam rombongan itu (jamaah yang penasaran maksudnya). Sebenarnya saya punya persoalan sendiri yang harus saya temukan jawabannya pada malam itu dan sang ustad muda itu menjadi icaran saya. Berhubung mereka lebih tua maka saya undur diri dan mendahulukan mereka (padahal emang udah duluan mereka itu).

Dari jarak yang tidak terlalu jauh, saya memperhatikan dan mendengarkan dengan seksama percakapan jamaah tersebut dengan sang ustad yang terlihat seru banget gitu. Yang mereka pertanyakan adalah masalah hubungan antara tauhid dan keimanan. Satu masalah yang sangat penting dan memang harus diapahami betul oleh insan yang mukallaf, bisik saya. Namun tidak perlu saya jelaskan persoalan tersebut panjang lebar disini, toh, ada banyak referensi yang membahas panjang lebar masalah itu. Saya cuma akan mengisahkan

Senin, 15 November 2010

Kiayi dan Burung Beo

Bismillah... cerita penuh hikmah ini sebagian dari anda mungkin sudah pernah mendengarnya bahkan menceritakan pada yang lain, tapi tidak salahnya apabila kita merenungkan kembali.
___________________________
Ada seorang kiayi memelihara seekor burung beo, dgn tekun dan telaten, burung itu beliau latih mengucapkan ''LAA ILAAHA ILLALLAH. Dan akhirnya dlm beberapa bulan, burung beo itu sdh pandai melafazkan kalimat tauhid itu.

Suatu hari seekor kucing memangsa burung beo itu, dan... keak... keak... keak... burung itu bersuara parau lalu mati diterkam sikucing.

Jumat, 22 Oktober 2010

Sungguh cerita Mengharukan , Renungan Buat Para Orang Tua

Tomi, Pimpinan sebuah perusahaan di Jkt,
tiba di rumahnya jam 9 malam.

Tak seperti biasanya anaknya, dinda, umur 9 th membukakan pintu untuknya.

Nampaknya ia sudah menunggu cukup lama.

"Kok, blum tidur?" sapa tomi


"Aku nunggu Papa pulang,

sbab aku mau tanya,
Berapa sih gaji Papa?"

"Kamu hitung ya..

Tiap hari Papa bekerja sekitar 10 jam & dibayar 400.000,
tiap bulan rata-rata 22 hari kerja,
kadang Sabtu masih lembur.
Berapa gaji Papa hayo?"

Jumat, 15 Oktober 2010

Inilah Hipotesis MAHASISWA Misterius yang Berhasil Mematahkan Jawaban Sang PROFESOR

Seorang Profesor dari sebuah universitas terkenal menantang mahasiswa-mahasiswa nya dengan pertanyaan ini, "Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?".

Seorang mahasiswa dengan berani menjawab, "Betul, Dia yang menciptakan semuanya".

"Tuhan menciptakan semuanya?" Tanya professor sekali lagi. "Ya, Pak, semuanya" kata mahasiswa tersebut.

Profesor itu menjawab, "Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan menciptakan Kejahatan. Karena kejahatan itu ada, dan menurut prinsip kita bahwa pekerjaan kita menjelaskan siapa kita, jadi kita bisa berasumsi bahwa Tuhan itu adalah kejahatan".

"Mahasiswa itu terdiam dan tidak bisa menjawab hipotesis professor tersebut. Profesor itu merasa menang dan menyombongkan diri bahwa sekali lagi dia telah membuktikan kalau Agama itu adalah sebuah mitos.

Mahasiswa lain mengangkat tangan dan berkata, "Profesor, boleh saya bertanya sesuatu?".

"Tentu saja," jawab si Profesor,

Mahasiswa itu berdiri dan bertanya, "Profesor, apakah dingin itu ada?"